EKONOMI

Cari Tahu ! Bagaimana Memanfaatkan Biaya Peluang?

biaya peluang

Hello gengs,..kalian tahu gak sih apa itu biaya peluang? Bagaimana kita bisa tahu itu adalah biaya peluang? Jangan bingung-bingung, kali ini kita bersama-sama akan mencari tahu jawaban dari soal tadi. Simak dengan seksama yaa gengs!

Biaya Peluang – 1. Pengertian Biaya Peluang

Kalian pernah tidak menentukan sebuah pilihan yang tepat untuk mendapatkan sesuatu dengan mempertimbangkan segalanya. Dari mulai uang, waktu, tenaga, transport dan senejisnya. Pasti kalian pernah melakukan itu semua bukan?

Dari pernyataan diatas kita dapat menarik simpulan bahwa, biaya peluang ialah sesuatu yang kita keluarkan, yang kita korbankan, untuk mendapatkan sesuatu. Setiap kita akan membeli sesuatu pasti kita akan selalu mempertimbangkan uang yang akan dikeluarkan nantinya.

Misalnya, siswa SMA yang dudukn di kelas XII mereka memiliki dua pertimbangan. Apakah mereka akan melanjutkan ke perguruan tinggi ataukah langsung bekerja. Jika mereka setelah lulus itu langsung bekerja, maka mereka akan mendapatkan penghasilan setiap bulannya dan pengorbanan yang nilainya siswa tersebut tidak dapat didapatkan semasa dibangku kuliahan.

Sedangkan, jika siswa itu memilih untuk melanjutkan kuliah, sesuatu yang dikorbankannya adalah ia tidak akan mendapatkan penghasilan setiap bulanya, tapi setelahnya ia lulus kuliah paling tidak  ia akan memperoleh pekerjaan yang lebiih baik.

Nah, begitulah deskripsi dari biaya peluang yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. So, banyak lagi contoh lain, temen-temen cari tau sendiri aja, ya?? hehe…

2. Perbedaan Biaya Peluang dan Biaya Sehari-hari

Dalam pengertian sehari-hari kalian pasti tidak asing lagi dengan biaya bukan? Bahkan, dalam artikel akuntansi juga saya sering mengatakan biaya. Kalian masih ingatkah biaya itu apa? Atau barlen (bubar klalen) hehe…

 

Baik, kita coba bahas lagi sedikit tentang biaya okay guys! Biaya itu jika seseorang ingin mencapai suatu tujuan, maka harus ada sesuatu yang mereka korbankan. Pengorbanan itulah yang nantinya disebut biaya. Atau dalam istilah akuntansi adalah beban. Sedangkan dalam istilah produksi ialah cost.  Sudah terbayangkah istilah biaya ini guys?

Dalam perusahaan biaya itu biasanya pengorbanan ekonomis. Mengapa begitu? sebab, dalam perusahaan biaya itu dipakai untuk memproduksi suatu barang. Makanya itu akan disebut biaya produksi. Jika biaya itu digunakan untuk kegiatan memasaran produk yang telah dibuat, maka itu akan disebut biaya pemasaran.

Biaya eksplisit dan biaya implisit. Kalian pernah mendengar istilah tersebut? Pastinya tidak asing lagi bukan? Okay, langsung saja deh kita kupas satu per satu.

3. Apa itu Biaya Eksplisit?

Biaya Eksplisit biasa diistilahkan sebagai biaya tunai, ini akan digunakan untuk membeli sumber daya yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan. Dalam prakteknya biaya ini yang harus atau wajib dikeluarkan oleh sebuah perusahaan. Contohnya: biaya gaji karyawan, pajak, asuransi, dan sejenisnya.

4. Biaya Implisit

Disamping pengeluaran tunai tadi, maka lawannya adalah biaya implisit. Biaya implisit merupakan biaya opportunity. Biaya opportunity bisa juga kita sebut biaya peluang akan muncul, jika suatu perusahaan melakukan kegiatan diluar produksinya.

biaya pada ulasan ini terlihat jelas bedanya dengan biaya sehari-hari, bukan? Saya yakin kalian sudah pasti bisa membedakan antara biaya peluang dan biaya sehari-hari, bukan? Terlihat jelas sekali perbedaanya kan? Biaya sehari-hari merupakan biaya yang biasanya kita keluarkan tanpa mempertimbangkan kerugiannya. Contohnya: membeli beras, pakaian, dan sejenisnya.

Singkat kata, biaya sehari-hari ini kita keluarkan untuk kegiatan ekonomi dengan tidak memikirkan untung ruginya. Sedangkan, biaya peluang ini muncul dikarenakan pertimbangan seseorang atas segala kegiatan ekonomi yang dilakukannya serta memikirkan keuntungan dan kerugian yang akan diperoleh.

 

Baca Juga :

Ilmu Ekonomi Yang Berkembang Pada Masa Kini

Pengertian Ekonomi dan Tiga Macam Ilmu Ekonomi