SOSIAL

Yuk Intip! Faktor Yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk

Dinamika Penduduk

Dinamika Penduduk – Pengertian Dinamika Penduduk

Dinamika Penduduk terdiri dari dua kata, yaitu dinamika dan penduduk. Dinamika merupakan perubahan, sedangkan penduduk ialah seseorang atau masyarakat yang tinggal disuatu daerah atau negara secara menetap. Jadi, dinamika penduduk merupakan perubahan yang terjadi secara terus menerus pada suatu masyarakat tertentu, yang mengakibatkan perubahan sosial maupun pada keadaan tertentu.

Untuk mengetahui jumlah atau keadaan penduduk ini, kita bisa melihat dari sensus penduduk, survei, atau registrasi penduduk di suatu daerah. Dengan diadakannya sensus, survei maupun sejenisnya, maka diharapkan kita dapat mengetahui apakah suatu wilayah/daerah memiliki angka penduduk yang tinggi atau sebaliknya.

Faktor yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk, yaitu:

Dinamika Penduduk – 1. Angka Kelahiran

Angka kelahiran merupakan angka yang menunjukan jumlah berapa bayi yang dilahirkan pada saat yang bersamaan. Jika angka kelahiran ini tinggi, otomatis jumlah penduduk juga akan semakin tinggi. Jika ini tidak diimbangi dengan perekonomian yang memadai, maka akan memunculkan permasalahan bagi suatu negara.

Faktor yang mempengaruhi angka kelahiran diantaranya, menikah pada usia dini. Jika seseorang yang menikah di usia dini, maka besar kemungkinan akan menyebabkan bertambahnya angka kelahiran di suatu negara.Selain itu, tidak mengikuti aturan pemerintah yang melangsungkan program keluarga berencana. Jika, sebuah keluarga yang tidak mengikuti program KB, maka besar kemungkinan angka kelahiran juga akan bertambah.

Dari faktor diatas bisa saja berdampak positif dan negatif. Hal yang berdampak positif misalnya, adanya imigrasi disuatu daerah, maka daerah asal yang ditinggalkan tersebut dapat mengurangi kepadatan penduduk. Jadi, di daerah tersebut jumlah penduduknya bisa proporsional atau bahkan akan membuka lapangan kerja baru.

Dampak negatifnya adalah jika imigran tersebut yang merantau, maka ia akan mencari pekerjaan baru sesuai dengan keinginannya. Apabila pekerjaan itu tidak kunjung didapatkan, maka ia akan menjadi pengangguran terbuka. Dampak negatif lainnya yaitu bisa saja terjadi tindakkan kriminal, kebutuhan akan pangan meningkat, kejahatan dimana-mana, banyak balita yang kekurangan gizi, dan sebagainya.

2. Angka Kematian

Angka kematian merupakan faktor yang mempengaruhi pengurangan jumlah penduduk disuatu negara. Dengan berkurangnya populasi suatu penduduk ini juga dapat menguntungkan sebuah keluarga, Mengapa demikian?

Jika, sebuah keluarga kehilangan anggota keluarga yang lainnya, maka jatah makan dan yang lainnya dapat bergeser ke keluarga lainnya. Jadi, ini menguntungkan atau bahkan itu dapat menambah nillai produksi sebagai modal untuk memulai usaha baru.

Faktor yang mempengaruhi kematian antara lain:

Usia yang Lanjut, merupakan salah satu faktor kematian yang ada di seluruh dunia. Karena, jika seseorang yang berumur 50 ke atas itu rentan terhadap kematian. Penyebabnya adalah mereka yang berumur 50 tahun ke atas mereka itu memiliki riwayat penyakit yang serius.

Tapi, bukan orang tua saja yang rentan dengan penyakit mematikan, bahkan usia yang masih produktifpun bisa saja terserang penyakit yang seprerti itu.

Kekurangan gizi, biasanya orang yang rentan kekurangan gizi, antara lain: anak-anak yang yang terlahir dari keluarga yang kurang mampu, maka mereka akan rentan terhadap kematian.

Musim pancaroba yang ekstrim, pergantian musim yang ekstrim ini bisa saja menyebabkan kematian. Karena, setiap orang harus bisa mempertahankan diri untuk kelangsungan hidupnya.

 

Baca Juga:

Ruang dan Interaksi Antar Ruang

Dinamika Kependudukan di Indonesia

 

 

 

About the author

evi

Add Comment

Click here to post a comment