EKONOMI

Faktor Permintaan

Faktor permintaan

Faktor Permintaan – Apakah kalian pernah membeli suatu barang atau jasa? Dan apakah kalian pernah mengalami kehabisan barang yang ingin dibeli? Tentu saja, setiap orang mengalami hal tersebut, selain itu mungkin kita semua adalah pelakunya di dalam kehidupan sehari-hari, bukan? Hal ini ada kaitannya dengan Faktor Permintaan suatu barang dan jasa. Tanpa kita sadari, kita itu melakukan kegiatan konsumsi dengan melakukan pembelian barang dan jasa, tanpa mempertimbangkan Faktor Permintaan yang ada.

Faktor Permintaan -Pengertian Faktor Permintaan

Faktor Permintaan adalah sejumlah barang dan jasa yang diminta pada kurun waktu tertentu.

Misalnya, kita sedang membeli buah jeruk di sebuah pasar tradisional. Tentu, kita akan menanyakan terlebih dahulu berapa harga perkilo buah jeruk tersebut.

Jika harga buah jeruk tersebut sesuai dengan keinginan kita maka penjual juga akan menyepakati harga tersebut.

Faktor Permintaan

Jika penjual tidak menyepakati harga itu, maka besar kemungkinan pembeli itu akan beralih kepada penjual buah yang lainnya. Ini adalah salah satu Faktor Permintaan yaitu Harga Suatu Barang Dan Jasa.

Faktor Permintaan selanjutnya yaitu, Tingkat Pendapatan yang diterima oleh seseorang. Jika pendapatan seseorang makin tinggi, maka tingkat konsumsinya juga akan semakin tinggi.

Dengan pendapatan itu tinggi, maka masyarakat menengah atas biasanya akan membeli barang-barang atau jasa dengan harga yang cukup fantastis, bukan?

Lain halnya dengan seseorang yang memiliki tingkat pendapatan yang rendah. Jika seseorang memiliki tingkat pendapatan yang rendah, maka tingkat konsumsinya pun akan rendah juga.

Mereka yang memiliki pendapatan yang rendah, merasa kekurangan itu hal yang wajar-wajar saja. Karena, hidupnya memang sangat pas-pasan.

Mereka bisa makan sehari sekali pun sudah alhamdulillah, apalagi bisa makan enak dalam kurun waktu seminggu sekali.

Maka dari itu, tingkat pendapatan mempengaruhi permintaan dipasaran, sehingga produsen juga perlu merencanakan target sasaran produknya itu untuk siapa, dan bagaimana barang dan jasa itu sampai kepada konsumen.

Kemudian, Faktor Permintaan yang lainnya adalah Selera Masyarakat. Selera setiap orang pasti setiap tahun akan berbeda.

Kita ambil saja salah satu contohnya adalah dulu handphone blackberry adalah handphone yang unggul pada masanya. Bahkan setiap orang pasti memiliki handphone tersebut.

Lain halnya pada masa sekarang, saya rasa handphone balckberry sudah jarang kita jumpai di setiap orang.  Malah, yang sekarang banyak diminati adalah smartphone/android.

Siapa yang tak kenal handphone android? Semua orang terutma para pebisnis tentu menggunakan android tersebut.

Peralihan zaman ini membuat selera masyarakat terus berubah-ubah, sehingga produsen tentu harus bisa membaca selera masyarakat tahun ini apa, lalu nantinya juga bisa meramalkan selera masyarakat pada tahun berikutnya.

Pada kondisi ini, perusahaan pasti akan diuntungkan juga. Karena, barang yang diminta akan tinggi. Terlebih permintaan itu sasarannya adalah orang-orang kelas menengah atas.

Ya begitulah, selera masyarakat ini tentu bisa saja diprediksi oleh produsen sehingga masih bisa di antisipasi. Terlebih lagi jika barang dan jasa itu sedang trend, maka banyak masyarakat yang ingin membeli barang dan jasa tersebut.

Hukum Permintaan

Teman-teman pasti tidak asing lagi dengan hukum permintaan ini kan?Sudah banyak yang membahas mengenai hukum permintaan ini.

Hukum Permintaan itu sendiri adalah “Semakin rendah harga suatu barang dan jasa, maka akan tinggi tingkat permintaannya. Sebaliknya, jika harga suatu barang dan jasa tinggi, maka tingkat permintaan akan rendah’’.

Artinya: jika harga suatu barang naik, maka konsumen pasti akan mencari barang subtitusi atau barang pengganti, begitupun sebaliknya.

Konsumen sendiri tentu, menginginkan harga yang rendah agar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan dapat mengatur pendapatan dan pengeluarannya dengan baik.

 

Artikel Terkait Lainnya

Macam-macam Kebutuhan

Macam-macam Permintaan: Permintaan Efektif, Potensial, dan Absolut