SOSIAL

Ruang dan Interaksi Antar Ruang

Ruang dan Interaksi Antar Ruang

Ruang dan Interaksi Antar RuangApa yang ada dibenak kalian, mengenai Ruang Interaksi Antar Ruang ini?  Pasti kalian berpikir Ruang dan Interaksi Antar Ruang itu kita komunikasi dengan alien gitu ya, hehe….Tentunya bukan seperti itu, mari kita bahas bersama mengenai Ruang dan Interaksi Antar Ruang ini.

Temen-temen tidak perlu membayangkan, bahwa kita akan berinteraksi diluar angkasa. Jadi, konsentrasi saja pada pembahasan kali ini oke!!!

Tentu kita tidak asing lagi dengan istilah interaksi ini bukan? Kalian sering atau pernah mendengar kata interaksi ini. Bukan hanya manusia saja yang memerlukan interaksi, demi untuk memenuhi kebutuhannya, manusia harus berinteraksi dengan masyarakat di luar daerah atau wilayahnya.

Zaman dahulu, tentu manusia untuk memenuhi kebutuhan makan nya bisa melakukan barter atau tukar menukar barang yang dimilikinya.Maka dari situlah akan terjadi Ruang dan Interaksi antar Ruang.

Misalnya, lili memiliki cabai sendangkan lala memiliki ubi. Disisi lain lili membutuhkan ubi untuk makan, sedangkan lala membutuhkan cabai sebagai bahan pelengkap masakannya. Kemudian kedua orang ini bertemu, dan saling berinteraksi. Nah, mereka saling menukar barang nya tanpa melihat nilai jual barang itu.

Maka, disitu terjadilah Ruang dan Interaksi Antar Ruang, agar orang-orang yang melakukan hal tersebut dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Namun untuk saat ini, sudah jarang sekali kita menemukan hal seperti itu bukan? Pada masa kini, orang bekerja sama untuk saling melengkapi agar kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi.

Contoh Ruang dan Interaksi Antar Ruang

Misalnya, wilayah kuningan identik dengan penghasil sayuran. Sedangkan, wilayah Cirebon adalah daerah penghasil ikan. Di kota Cirebon sendiri, tentu ada orang yang makan sehari-harinya adalah sayuran begitupun dengan kota Kuningan. Di Kuningan sendiri perlu untuk mengonsumsi protein yang bersumber dari ikan.

Nah, untuk melengkapi kebutuhan tersebut terjadilah interaksi antar wilayah kuningan dan cirebon. Dari Kuningan mengirimkan sayuran segar dan dari Cirebon mengirimkan hasil laut nya kepada daerah Kuningan. Dengan demikian, kebutuhan di wilayah tersebut dapat terpenuhi.

Namun, disamping itu juga para pihak yang menjalin kerja sama akan memperhitungkan biaya angkut barang dan jasa tersebut dan bisa dikatakan ini nantinya, akan terjadi perdaganagan antar wilayah Kuningan dan Cirebon.

Mereka akan kerjasama, untuk saling menukar hasil buminya. Karena, hasil bumi yang diperoleh berbeda sehingga memunculkan kerjasama yang baru.

Tak perlu beda tangkapan hasil bumi saja, yang hasil buminya serupa pun biasanya menjalin kerjasama juga untuk mendekatkan tali silaturahmi dan memperbanyak saudara.

Misalnya, Majalengka juga adalah daerah yang menghasilkan sayuran juga. Dari Cirebon-Majalengka cukup dekat dibanding ke wilayah Kuningan.

Nah, Cirebon ini memikirkan biaya angkut antara Cirebon-Kuningan itu terlalu besar, maka Cirebon memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan Majalengka juga. Karena, dengan beberapa pertimbangan jarak tempuh suatu daerah.

Maka dari itu, kerja sama dengan Kuningan akan berkurng. Tapi, itu tidak membuat kerjasama tersebut terputus. Bisa saja Cirebon hanya membeli sayuran yang mememang harus ditanam didataran tinggi saja, sehingga kerjasama dengan kuningan dapat berjalan dengan baik juga.

Jika, Cirebon melakukan kerjasama melalui jalur  perdagangan baru dengan Majalengka, tentu itu juga akan membuat persaudaraan semakin luar. Mengingat jarak nya dekat dengan Cirebon. Maka, biaya angkut yang harus dikeluarkan nya pun akan rendah. Ini akan mempengaruhi harga jual sayurannya di kota Cirebon itu.

Dengan demikian, terjadinya interaksi antar ruang ini karena adanya perbedaan karakteristik suatu wilayah, yang mengakibatkan wilayah itu perlu melakukan interaksi untuk menjalin kerja sama dan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

 

aratikel terkait lainnya

Bentuk Interaksi Sosial

APA PENYEBAB TERJADINYA INTERAKSI ANTAR RUANG