Uang dalam Kegiatan Ekonomi

Uang dalam Kegiatan Ekonomi – Pernahkah kalian memikirkan bagaimana kalau kita tidak memiliki uang? Tentu, kalian akan bingung bukan? Dengan uang kita bisa mendapatkan kebutuhan harian, selain itu dengan uang juga kita bisa melangsungkan kehidupan.

Mungkin, beberapa abad yang lalu dalam pemenuhan kebutuhan kehidupan tidak menggunakan uang, yaitu dengan melakukan barter atau tukar menukar barang yang dimiliki seseorang untuk bisa mendapatkan dan/atau melengkapi barang-barang yang diperlukan. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan berikut ini:

 

  1. Uang dalam Kegiatan Ekonomi – Uang

Uang dalam Kegiatan Ekonomi – Apakah kalian pernah memikirkan apa itu uang? Tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan kata itu bukan? Apakah kalian pernah berpikir definisi tentang uang itu apa? Baik, kali ini kita akan membahas tentang apa itu uang? Uang adalah sebuah benda yang dapat ditukarkan dengan berbagai jenis kebutuhan hajat hidup manusia, uang ini dapat berbentuk kertas dan logam.

 

Sudah tergambar bukan definisi uang itu apa, kalian juga pasti memiliki uang entah itu bentuknya kertas maupun logam. Uang ini pasti kalian gunakan untuk berbagai kegiatan ekonomi seperti Produksi, Konsumsi, dan distribusi. Dalam kegiatan tersebut diperlukanlah uang untuk modal kalian agar bisa menunjang kehidupan kalian. uang salah satu bentuk modal bagi yang menjalankan bisnis. Terutama para pengusaha, dengan uang mereka bisa menjalankan kegiatan operasional perusahaan.

 

  1. Uang dan Kegiatan Ekonomi Sektor Riil

Apakah kalian sering mendengar kegiatan ekonomi sektor riil? Ataukah di sekolah, kampus, atau di televisi kalian mendengar kata itu? Pastinya bagi kalian yang pernah mendengar kata itu sudah tidak asing lagi bukan? Tapi, bagi kalian yang belum pernah mendengar kata tersebut jangan khawatir berikut simak infonya.

 

Sektor riil yaitu segala usaha yang menghasilkan barang dikelola oleh manusia seperti: pertanian, perkebunan, pertambangan, industri dan sejenisnya. Dengan kata lain barang-barang yang dihasilkan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, namun jika harga barang sedang mengalami penurunan itu akan lebih baik bagi sektor riil ini. Tapi, dampak lainnya adalah persediaan uang yang dimiliki individu terbatas. Oleh karena itu uang dengan kegiatan  ekonomi saling berhubungan.

 

Harga barang yang semakin rendah akan membuat para konsumen menunda lebih lama lagi perbelanjaannya. Sehingga, produsen mengurangi persediaan yang ada dan akan berpengaruh kepada aktivitas ekonomi yang melambat. Akibatnya uang yang ada di masyarakat sedikit dan ini menyebabkan deflasi. Untuk mengurahi resiko ini pemerintah juga perlu mengeluarkan kebijakan-kebijakan agar uang yang beredar tetap stabil.

 

Pihak pemerintah dan semua pihak yang terkait harus bersepakat dalam menjalankan kebijaksanaan yang telah dibuat itu agar tujuan dari dibuatnya kebijaksanaan itu dapat berjalan dengan baik, walaupun ini membutuhkan beberapa waktu yang tidak sebentar.

 

  1. Uang dan Harga

Kalian tau, apa hubungan uang dengan harga? Apakah hubungannya baik-baik saja seperti lagu wali? hehe Tidak ya, bukan seperti itu. Jadi uang dan harga ini ada kaitannya dengan perekonomian disuatu negara. Setiap orang yang pasti membeli suatu barang dan jasa dalam jumlah tertentu dan harga tertentu. Harga inilah yang akan mempengaruhi besar kecilnya uang yang dimiliki seseorang.

Dalam hal ini, harga barang bisa saja berubah dalam kurun waktu yang sangat cepat. Kenaikan harga barang yang terus-menerus inilah yang di sebut inflasi. Penyebab dari adanya inflasi ini adalah biaya produksi yang kian meningkat, permintaan akan suatu kebutuhan juga meningkat.

 

  1. Mengendalikan Peredaran Uang Di Masyarakat

Peraturan yang dibuat oleh pemerintah biasanya untuk menstabilkan uang yang beredar di masyarakat. Pelaksanaan pengendalian ini diharpkan mampu mengurangi jumlah uang yang bersebar di masyarakat. Jadi, peredaran uang ini tidak boleh terlalu sedikit dan tidak boleh terlalu banyak.

Dengan mengendalikan jumlah uang beredar tersebut, dapat mempengaruhi nilai uang sehingga perekmbangannya mampu mendorong perekoknomian ke arah yang lebih baik lagi.

 

Baca Juga:

Mari Kita Mengenal Pelaku Kegiatan Ekonomi!

Modul Ketenagakerjaan untuk SMA/MA Kelas XI

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *